Home About
JIKA ADA YANG DITANYAKAN ATAU DATA YANG KALIAN BUTUHKAN, SILAHKAN BERKOMENTAR PADA MATERI TERSEBUT...TERIMAKASIH

Monday, 16 December 2019

Kewirausahaan


1.        PENDAHULUAN
1.1    Sejarah  Berdirinya Usaha
         Perkembangannya ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat. Salah satu contoh perkembangan teknologi, adalah semakin berkembang dan canggihnya teknologi dalam bidang industry. Dengan berkembangnya mesin-mesin industry yang semakin canggih dapat meningkatkan kualitas, produktifitas, mempermudah proses produksi dan lain-lain. Industry sandal merupakan jenis industry kecil, menengah dan besar yang menggunakan mesin-mesin untuk memproduksi sandal bagi keperluan masyarakat. Dalam rangka menghadapi pasar bebas yang saat ini sudah dilaksanakan oleh pemerintah, penulis bermaksud membuka sebuah peluang usaha yang bergerak di bidang industry rumahan dengan produk sanda jepit. Usaha ini dilatarbelakangi dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan sandal jepit untuk kegiatan sehari-hari. Melihat potensi pasar yang cukup bagus khususnya di daerah Cileungsi Bogor, penulis berinisiatif untuk membuka usaha produksi sandal jepit. Nama usaha ini adalah “Sandalku Kejepit”, sebuah nama merek sandal dan perusahaan yang berbeda dengan merek-merek atau perusahaan lainnya yang saat ini sudah ada. Kedepannya penulis berharap usaha ini dapat berkembang dengan baik dan mendapat pengakuan dari masyarakat sekitar khususnya dan masyarakat luas pada umumnya serta dapat memberikan kepuasan bagi pasar.
1.2    Visi & Misi Usaha
         1.2.1 Visi perusahaan “Sandalku Kejepit” adalah:
Menjadikan produk usaha industry rumahan “sandalku kejepit” sebagai produk yang mampu memenuhi kebutuhan pasar dari berbagai kalangan.
1.2.2       Perusahaan sandalku kejepit memiliki misi sebagai berikut:
a.     Memberikan kualitas yang sesuai dengan harga, sehingga menjadi produk unggulan dan terbaik untuk jenis sandal jepit
b.     Memberikan pelayanan terbaik dari aspek pemasaran dengan aturan yang bias menekan kerugian bagi berbagai pihak.
c.      Memberikan lahan pekerjaan bagi warga sekitar, untuk meningkatkan pendapatn dan kesejahteraan.
2.        ASPEK PEMASARAN
2.1  Gambaran Umum Pasar ( STP )
2.1.1       Segmen Pasar
a.     Secara geografik, lokasi geografis tidak menjamin bahwa semua konsumen di berbagai lokasi mempunyai keputusan pembelian yang sama. Untuk produk sandal jepit, secara geografis tidak ada batasan lokasi penjualan, karena produk ini dapat digunakan kapan saja dan di mana saja hampir semua orang menggunakan sandal jepit setiap harinya baik di rumah, ataupun di luar rumah.
b.     Secara demografis, dibagi berdasarka usia, jenis kelamin dan kelompok pendapatan.
Usia: > 2tahun (tersedia untuk ukuran balita, anak-anak, remaja, dewasa)
Jenis kelamin: tersedia bentuk dan model untuk laki-laki dan perempuan
Kelompok pendapatan: menengan ke bawah / semua kalangan
c.      Secara psikologi, produk ini cocok digunakan oleh individu yang memiliki pribadi yang cuek, gaya hidup yang apa adanya, karena ada sebagian kalangan yang tidak mau memakain sandal jepit karena gengsi.
2.1.2       Target Pasar
Pada umumnya target pasar dapat dibedakan menjadi beberapa level, dalam usaha ini penulis mencoba menerapkan satu target pasar “differentiated marketing” di mana perusahaan menargetkan beberapa segmen pasar dan merancang beberapa penawaran untuk setiap pasarnya. Target pasar utama perusahaan adalah ibu-ibu rumah tangga, biasanya ibu-ibu cenderung tertarik membeli untuk keluarganya di rumah (anak-anak, suami, saudara) dll ditambah dengan harga yang lebih murah jika membeli beberapa pasang. Karena produk ini menyediakan banyak ukuran dan variasi warna, sehingga bisa digunakan untuk anak-anak usia > 2 tahung hingga dewasa. Dengan bahan yang terbuat dari spons dan ringan, anak-anak akan lebih mudah beraktifitas jika menggunakan sandal.
2.1.3       Positioning
Dalam memposisikan produk sandal jepit secara jelas, tepat dan berbeda dari produk sejenis penulis memiliki strategi khusus untuk mampu bersaing. Pertama adalah menciptakan sebuah nama produk yang unik “sandalku kejepit” bukan “sandal jepit” yang sudah biasa orang dengar. Memberikan stiker logo pada setiap produknya, logo di design sederhana agar orang mudah mengingatnya.
2.2  Permintaan
1)   Perkiraan / prediksi jumlah permintaan konsumen terhadap produk.
2)   Proyeksikan permintaan konsumen dalam beberapa periode / tahun mendatang seperti kenaikan x % per tahun sesuai kenaikan jumlah penduduk
Tahun
Perkiraan Permintaan
( dalam Unit )
2015
15000
2016
28500
2017
30000

2.3  Penawaran
Penawaran dari produk pesaing sejenis di pasar
Nama Perusahaan
Pesaing
Kapasitas Produksi / Tahun
( dalam Unit )
Pusat sadal jepit spons
20000
Happy sandal
17000
cv. berkah bersama
18000

2.3.1       Proyeksi penawaran dalam beberapa periode / tahun mendatang. Proyeksi penawaran disesuaikan dengan permintaan seperti kenaikan x % per tahun sesuai pertumbuhan ekonomi. Diperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat akan meningkat di tahun-tahun berikutnya sehingga permintaan atas barang diperkirakan berkurang karena masyarakat akan lebih memilih untuk membeli sandal lain yang lebih berkualitas dengan harga yang lebih mahal.
Tahun
Perkiraan Penawaran
( dalam Unit )
2015
2000
2016
5000
2017
4500

2.4  Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar
2.4.1 Rencana Penjualan
Perusahaan yang baru berdiri biasanya tidak langsung mampu memenuhi permintaan pasar. Di sini perusahaan “sandalku kejepit” akan berusaha memasarkan produk di sekitar tempat usaha terlebih dahulu yaitu di Kampung Nyangegeng Desa Cipenjo Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor. Jika respon masyarakat sekitar bagus, maka perusahaa akan meningkatkan penawaran dan memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas lagi.

2.4.2       Pangsa Pasar
Adalah  bagian dari penjualan produk kita dibandingkan dengan penjualan total produk sejenis dalam industri

Tahun
Permintaan
(A)
Penawaran
(B)
Peluang
(C = A-B)
Rencana
Penjualan
Pangsa Pasar
(E = DX100% / C)

2.5     Strategi Pemasaran Perusahaan dan Pesaing
Strategi Pemasaran Perusahaan dilakukan berdasarkan analisa 7 P dengan alat analisis SWOT menurut Kottler yang terdiri atas :
2.5.1       Product
Produk sandal jepit dari perusahaan “sandalku kejepit” sendiri memiliki ciri dan perbedaan dari sandal-sandal lainnya di pasaran. Pertama, selain harganya murah dan sangat terjangkau, kualitas dari produk ini tidak diragukan lagi, dengan design yang unik baik dari bentuk maupun warna diharapkan sandal produksi perusahaan “sandalku kejepit” ini dapat memberikn kepuasan bagi konsumen. Terdapat stiker logo dari perusahaan “sandalku kejepit” di setiap produknya.
2.5.2       Price
Strategi harga di sini, perusahan “sandalku kejepit” menawarkan harga yang sangat murah jika pembelian lebih dari 3 pasang. Prinsipnya, semakin banyak membeli maka harga akan semakin murah, namun tidak berlaku jika pembelin hanya 1 pasang.
1 pasang
Rp. 10.000
Rp. 10.000
3 pasang
Rp. 8.000
Rp. 24.000
5 pasang
Rp. 7.000
Rp. 35.000
8 pasang
Rp. 6.800
Rp. 55.000
15 pasang
Rp. 6.600
Rp. 100.000

Bagi konsumen yang membeli di atas 5 psang sekaligus akan mendapatkan pin berlogo perusahaan “sandalku kejepit”.
2.5.3       Promotion
Strategi mengenai bagaimana produk kita dapat dikenal oleh konsumen melalui beberapa cara :
a.      Advertising (Iklan)
Melihat jumlah pengguna media social di Indonesia sangat tinggi, penulis berencana selain menjual produk secara tatap muka juga akan memasarkan produk secara online melalui facebook, instagram, BBM, WhatsApp dan media social lainnya. Pembuatan brosur pun dirasa perlu, namun penyebaran brosur pun akan dilkukan secar online.
b.     Personal Selling
Personal selling akan dilakukan di tempat sekitar usaha ini berdiri terlebih dahulu. Mendatangi rumah-rumah warga dan kerabat terdekat.
c.      Placement
Selain dengan personal selling, perusahaan sandalku kejepit akan menitipkan produknya di warung-warung terdekat terlebih dahulu, minimal untuk wilayah kecamatan Cileungsi.
d.     People
Memanfaatkan sumber daya manusia terdekat seperti keluarga dan kerabat terdekat.

3.        ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
3.1  Aspek Organisasi
a.      Nama Perusahaan / Usaha: SANDALKU KEJEPIT
b.     Nama Pemilik / Pimpinan: ANTON SUSILO
c.      Alamat kantor dan tempat usaha: Kampung Nyangegeng Desa Cipenjo Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor
d.     Struktur Organisasi


e.      Jabatan, Jumlah staf, Uraian Tugas, dan Penggajian

Jabatan
Uraian Tugas
(A)
Jumlah
(B)
Gaji / Bulan
(C)
Total
(BxC)
Pimpinan
Direksi
Bertugas dalam pengambilan keputusan dan bertanggung jawab atas tercapainya tujuan perusahaan serta sebagai pengendali seluruh tugas dan fungsi perusahaan.
1
Rp. 4000.000
Rp. 4.000.000
Staf
Bag. Pemasaran
Bagian pemasaran bertugas melakukan pengawasan terhadap kondisi pasar dan kondisi konsumen,  mengembangkan strategi marketing  dan lainnya.
1
Rp. 2.000.000
Rp. 2.000.000
Bag. Produksi
Mengoordinasikan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan
1
Rp. 2.000.000
Rp. 2.000.000
Bag. Keuangan
Manajer keuangan ini nantinya akan bertugas merencanakan,, menganggarkan, memeriksa,  mengelola,  dan menyimpan dana  yang  dimiliki oleh perusahaan.
1
Rp. 2.000.000
Rp. 2.000.000
Total Gaji / Bulan
Rp. 10.000.000

3.2  Perijinan
Perusahaan “sandalku kejepit” ini tidak berbadan hukum dan masih dalam berbentuk industry rumahan (home industry), sehingga perizinan yang diperlukan saat ini hanya sampai tingkat kecamatan atau kelurahan. Jika usaha ini berkembang baik dan luas maka ijin-ijin yang diperlukan sifatnya menyusul.
3.3  Kegiatan Pra Operasi dan Jadwal Pelaksanaan
Kegiatan sebelum usaha dimulai disertai dengan jadwal pelaksanaan yang diatur berdasarkan periode tertentu ( mingguan atau bulanan ).

KEGIATAN
JADWAL PELAKSANAAN
( Dalam Mingguan )
1
2
3
4
1. Survey Pasar
2. Menyusun Rencana Usaha
3. Perijinan
4. Survai tempat usaha
5. Survai Mesin / Peralatan
6. Pemasangan Sarana Penunjang
7. Mencari tempat kerja
8. Uji Coba Produksi
9. Operasional

3.4  Inventaris Kantor dan Supply Kantor
Inventaris kantor untuk barang yang umur produknya lebih dari 1 tahun.
Inventaris / Perangkat Kerja
Merk
Jumlah unit
Harga
Jumlah harga
Laptop
ASUS
1
Rp.3.900.000
Rp.3.900.000
Mesin cutting
-
1
Rp. 750.000
Rp. 750.000
Mesin Embossing
-
1
Rp. 1.250.000
Rp.1.250.000
Pisau skivin
-
4
Rp. 40.000
Rp. 160.000
printer
epson
1
Rp. 2.000.000
Rp.2.000.000
Total Inventaris Kantor
Rp.6.810.000

Supply Kantor merupakan biaya untuk menunjang kegiatan administrasi seperti ATK Alat Tulis Kantor ( umur ekonomis 1 tahun atau kurang )

Jenis Biaya Supply Kantor
Total Biaya per Tahun
Buku rincian anggaran
Rp. 150.000
Kertas HVS
Rp. 150.000
Pulpen
Rp. 20.000
Buku produksi catatan produksi
Rp. 200.000
Tinta printer
Rp. 300.000
Total Supply Kantor
Rp. 820.000

4.        ASPEK PRODUKSI
4.1  Produk
4.1.1       Dimensi Produk
a.      Untuk usia 2 – 5 tahun: tersedia ukuran 21 – 30
b.     Anak usia 6 – 10 tahun: tersedia ukuran 30 – 39
c.      Untuk wanita: tersedia ukuran 35 – 41
d.     Untuk laki-laki: tersedia ukuran 38 – 45
Contoh bentuk sandal


 


Tersedia berbagai jenis warna.
4.1.2       Nilai/Manfaat Produk
Manfaat yang dapat ditawarkan oleh produk dapat dibagi dalam 5 tingkatan, yaitu:
a.     Manfaat inti (core benefit): melindungi telapak kaki dari goresan aspal atau kotoran tanah
b.     Manfaat dasar (basic benefit): sebagai alas kaki
c.      Manfaat yang diharapkan (expected benefit): mudah digunakan dan dimiliki, karena harganya murah.
d.     Manfaat di atas harapan (augmented benefit): dapat digunakan untuk bepergian (ke luar rumah)
e.     Manfaat potensial (potential benefit): sandal yang bias digunakan untuk pendakian/tracking.
4.1.3       Kegunaan/Fungsi Produk
Convenience goods, yaitu produk yang dibutuhkan sehari-hari dan mudah didapat dengan harga yang terjangkau. Bias digunakan baik di dalam maupun di luar rumah
4.2  Proses Produksi
Terbuat dari getah karet jenis karetnya adalah lotri geth karet alam, selain karet alam digunakan juga bahan pelastik PE dan Eva. Proses awal memotong beberapa gelondongan karet menjadi beberapa bagian. Potongan karet akan melalui proses pemanasan untuk mengurangi kadar air sampai dibawah 1 %. Hasilnya akan menjadi bongkahan karet yg akan mnjdi bahan utama sendal. Bongkahan karet ini nantinya akan dimasak bersama tepung dan pewarna yang diinginkan. Dalam waktu 10 menit bahan sudah siap, kemudian masuk proses penggilingan, digiling sebanyak 5 kali untuk mendapatkan lembaran karet yang halus. Bahan ini nntinya akan diubah karet sendal  menjadi spons yang akan menjadi bahan utama sendal, caranya dengan melalui proses popkrebs. Dalam proses ini lembaran karet akan dipanaskan dalam suhu 180% selama 8 menit. Lembaran karet yang mengembang menjadi spons akan mematikan oven secara otomatis. Kemudian melalui proses selanjutnya yang akan menentukan tebal atau tipisnya spons karet sendal yang akan dibuat.
Ada beberapa tahap pembuatan sandal.
1.     Awalnya bentuklah spons seperti alas sandal sesuai dengan ukuran sandal yang akan dibuat. Spons ini bisa dijadikan bahan dasar untuk sandal berbagai model tidak hanya sandal jepit biasa.
2.     Untuk model model tertentu yang ingin memunculkan efek timbul. bahan akan masuk ke dalam alat untuk proses umbos. Untuk model lain ada yang melalui proses sablon, sebelum permukaannya dipotong.
3.     Bagian alas, bagian tengah dan bagian sol sudah selsai dibuat, proses selanjutnya adalah proses perakitan sandal. Untuk perakitan sandal disesuaikan dengan model yang akan dibuat. Untuk sandal jepit trendy biasanya dibuat dari tiga lapisan sandal. Bagian atas berfungsi untuk mengaitkan tali sandal dan diperkuat dengan memberikan dan merekatkan lem, kemudian ditempel dengan bagian tengah. Dan ditambah bagian sol bawah.
4.     Untuk sandal model biasa tidak ada proses pengeleman karena hanya melalui proses kait.
4.3  Kapasitas Produksi
Perencanaan kapasitas produksi dilakukan untuk semua mesin, peralatan, dan faktor produksi lainnya sesuai dengan rencana jumlah produk akhir yang akan dihasilkan. Dengan sendirinya, kapasitas produksi sampai dengan tingkatan yang rinci semuanya akan mengacu pada hasil dari perhitungan peluang pasar atas produk yang bersangkutan. Kapasitas produksi biasa dinyatakan dalam unit per periode waktu tertentu (tahun, bulan, minggu, hari, atau jam). Untuk perencanaan strategis, proyeksi kapasitas dilakukan dalam jangka minimal 3 tahun ke depan, sesuai dengan rencana produksinya.

Tahun
Rencana produksi (dalam unit)
2015
500
2016
1500
2017
5000



4.4  Tanah dan Bangunan
Untuk sementara menggunakan bangunan yang sudah ada di rumah.
Ruangan: 10 x 5 meter/segi
Tempat parker: tersedia cukup luas di halaman rumah
Note: tidak ada harga sewa ruko dan lainnya, karena usaha ini dilakukan di rumah yang cukup memiliki ruangan luas. Jika udaha ini berkembang pesat, kemungkinan selanjutnya akan membangun bangunan/pabrik sendiri khusus pembuatn sandal
4.5  Pemasangan Sarana Penunjang
Instalasi sarana penunjang berkaitan dengan tata letak (lay-out) yang termasuk dalam anggaran investasi. Pemasangan sarana penunjang ini meliputi listrik, air, telepon, internet, dan lain-lain.
Jenis Biaya
Jumlah Biaya
1.     Pemasangan instalasi listrik
Rp. 1.200.000
Pemasangan instalasi air (PAM)
Rp. 1.000.000
Total Biaya Pemasangan Sarana Penunjang :
Rp. 2.200.000
4.6  Mesin dan Peralatan
Pembelian mesin untuk usaha sandal jepit
Nama Mesin/Peralatan
Merk
Jumlah Unit
Harga
Jumlah Harga
1. Hot Embossing
-
1
Rp.1.250.000
Rp.1.250.000
2. Mesin Cutting
-
1
Rp. 750.000
Rp. 750.000
Total Pembelian Mesin/Peralatan
-
2
Rp. 2.000.000
Rp. 2.000.000






4.7  Bahan Baku dan Bahan Pembantu
Nama Bahan Baku
Merk
Jumlah Unit
Harga
Jumlah Harga
Polimer jenis Spon EVA
EVA
-
-
-
Getah karet lotri geth alam
-
-
-
-
Terigu
-
-
-
-
Pewarna bahan
-
-
-
-
Total Pembelian Bahan Baku
-
-
-
-

4.8  Tenaga Produksi (Tenaga Kerja Langsung)
1.     Sistem Harian:
Jenis Kegiatan
Tarif/Upah per hari
Jumlah Tenaga Kerja
Jumlah Hari Kerja/Tahun
Jumlah (Rp.)
Poses hot embossing
Rp. 30.000
1
240
Rp 7.200.000
Prose pemotongan / cutting
Rp. 30.000
1
240
Rp. 7.200.000
Total Upah Tenaga Produksi Sistem Harian
Rp. 60.000
2
480
Rp. 14.400.000

4.9  Biaya Umum Usaha/Pabrik
Jenis Biaya Umum Usaha/Pabrik
Jumlah Biaya/Tahun
Pemeliharaan mesin dan peralatan
Rp. 2.400.000
Suku cadang, bahan bakar, oli, dsb.
Rp. 1.200.000
Rekening listrik, air, telepon.
Rp. 12.000.000
Pemeliharaan bangunan
Rp. 1.000.000
Total Biaya Umum Usaha/Pabrik per tahun:
Rp. 16.600.000


No comments:

Post a Comment

Silahkan baca dan share