1.
PENDAHULUAN
1.1 Sejarah
Berdirinya Usaha
Perkembangannya ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat
pesat. Salah satu contoh perkembangan teknologi, adalah semakin berkembang dan
canggihnya teknologi dalam bidang industry. Dengan berkembangnya mesin-mesin
industry yang semakin canggih dapat meningkatkan kualitas, produktifitas,
mempermudah proses produksi dan lain-lain. Industry sandal merupakan jenis
industry kecil, menengah dan besar yang menggunakan mesin-mesin untuk
memproduksi sandal bagi keperluan masyarakat. Dalam rangka menghadapi pasar
bebas yang saat ini sudah dilaksanakan oleh pemerintah, penulis bermaksud
membuka sebuah peluang usaha yang bergerak di bidang industry rumahan dengan
produk sanda jepit. Usaha ini dilatarbelakangi dengan semakin meningkatnya
kebutuhan masyarakat akan sandal jepit untuk kegiatan sehari-hari. Melihat
potensi pasar yang cukup bagus khususnya di daerah Cileungsi Bogor, penulis
berinisiatif untuk membuka usaha produksi sandal jepit. Nama usaha ini adalah
“Sandalku Kejepit”, sebuah nama merek sandal dan perusahaan yang berbeda dengan
merek-merek atau perusahaan lainnya yang saat ini sudah ada. Kedepannya penulis
berharap usaha ini dapat berkembang dengan baik dan mendapat pengakuan dari
masyarakat sekitar khususnya dan masyarakat luas pada umumnya serta dapat
memberikan kepuasan bagi pasar.
1.2 Visi
& Misi Usaha
1.2.1
Visi perusahaan “Sandalku Kejepit” adalah:
Menjadikan produk usaha industry rumahan
“sandalku kejepit” sebagai produk yang mampu memenuhi kebutuhan pasar
dari berbagai kalangan.
1.2.2
Perusahaan sandalku kejepit memiliki misi sebagai berikut:
a. Memberikan
kualitas yang sesuai dengan harga, sehingga menjadi produk unggulan dan terbaik
untuk jenis sandal jepit
b. Memberikan
pelayanan terbaik dari aspek pemasaran dengan aturan yang bias menekan kerugian
bagi berbagai pihak.
c.
Memberikan lahan
pekerjaan bagi warga sekitar, untuk meningkatkan pendapatn dan kesejahteraan.
2.
ASPEK PEMASARAN
2.1 Gambaran Umum Pasar ( STP )
2.1.1
Segmen Pasar
a. Secara geografik, lokasi geografis tidak menjamin bahwa semua konsumen di berbagai
lokasi mempunyai keputusan pembelian yang sama. Untuk produk sandal jepit,
secara geografis tidak ada batasan lokasi penjualan, karena produk ini dapat
digunakan kapan saja dan di mana saja hampir semua orang menggunakan sandal
jepit setiap harinya baik di rumah, ataupun di luar rumah.
b. Secara demografis, dibagi berdasarka usia, jenis kelamin dan kelompok pendapatan.
Usia: > 2tahun
(tersedia untuk ukuran balita, anak-anak, remaja, dewasa)
Jenis kelamin: tersedia
bentuk dan model untuk laki-laki dan perempuan
Kelompok pendapatan:
menengan ke bawah / semua kalangan
c.
Secara psikologi, produk ini
cocok digunakan oleh individu yang memiliki pribadi yang cuek, gaya hidup yang
apa adanya, karena ada sebagian kalangan yang tidak mau memakain sandal jepit
karena gengsi.
2.1.2
Target Pasar
Pada umumnya target
pasar dapat dibedakan menjadi beberapa level, dalam usaha ini penulis mencoba
menerapkan satu target pasar “differentiated marketing” di mana
perusahaan menargetkan beberapa segmen pasar dan merancang beberapa penawaran
untuk setiap pasarnya. Target pasar utama perusahaan adalah ibu-ibu rumah
tangga, biasanya ibu-ibu cenderung tertarik membeli untuk keluarganya di rumah
(anak-anak, suami, saudara) dll ditambah dengan harga yang lebih murah jika
membeli beberapa pasang. Karena produk ini menyediakan banyak ukuran dan
variasi warna, sehingga bisa digunakan untuk anak-anak usia > 2 tahung
hingga dewasa. Dengan bahan yang terbuat dari spons dan ringan, anak-anak akan
lebih mudah beraktifitas jika menggunakan sandal.
2.1.3
Positioning
Dalam memposisikan
produk sandal jepit secara jelas, tepat dan berbeda dari produk sejenis penulis
memiliki strategi khusus untuk mampu bersaing. Pertama adalah menciptakan
sebuah nama produk yang unik “sandalku kejepit” bukan “sandal jepit” yang sudah
biasa orang dengar. Memberikan stiker logo pada setiap produknya, logo di
design sederhana agar orang mudah mengingatnya.
2.2
Permintaan
1) Perkiraan / prediksi jumlah permintaan konsumen terhadap produk.
2) Proyeksikan permintaan konsumen dalam beberapa periode / tahun mendatang
seperti kenaikan x % per tahun sesuai kenaikan jumlah penduduk
|
Tahun
|
Perkiraan Permintaan
( dalam Unit )
|
|
2015
|
15000
|
|
2016
|
28500
|
|
2017
|
30000
|
2.3
Penawaran
Penawaran dari produk pesaing sejenis di pasar
|
Nama
Perusahaan
Pesaing
|
Kapasitas Produksi /
Tahun
( dalam Unit )
|
|
Pusat
sadal jepit spons
|
20000
|
|
Happy
sandal
|
17000
|
|
cv.
berkah bersama
|
18000
|
2.3.1
Proyeksi
penawaran dalam beberapa periode / tahun mendatang. Proyeksi penawaran
disesuaikan dengan permintaan seperti kenaikan x % per tahun sesuai pertumbuhan
ekonomi. Diperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat akan meningkat di
tahun-tahun berikutnya sehingga permintaan atas barang diperkirakan berkurang
karena masyarakat akan lebih memilih untuk membeli sandal lain yang lebih
berkualitas dengan harga yang lebih mahal.
|
Tahun
|
Perkiraan Penawaran
( dalam Unit )
|
|
2015
|
2000
|
|
2016
|
5000
|
|
2017
|
4500
|
2.4
Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar
2.4.1 Rencana Penjualan
Perusahaan yang baru berdiri biasanya tidak langsung mampu
memenuhi permintaan pasar. Di sini perusahaan “sandalku kejepit” akan berusaha
memasarkan produk di sekitar tempat usaha terlebih dahulu yaitu di Kampung
Nyangegeng Desa Cipenjo Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor. Jika respon
masyarakat sekitar bagus, maka perusahaa akan meningkatkan penawaran dan
memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas lagi.
2.4.2
Pangsa Pasar
Adalah bagian dari penjualan
produk kita dibandingkan dengan penjualan total produk sejenis dalam industri
|
Tahun
|
Permintaan
(A)
|
Penawaran
(B)
|
Peluang
(C = A-B)
|
Rencana
Penjualan
|
Pangsa Pasar
(E = DX100% / C)
|
2.5
Strategi Pemasaran Perusahaan dan Pesaing
Strategi Pemasaran Perusahaan dilakukan
berdasarkan analisa 7 P dengan alat analisis SWOT menurut Kottler yang terdiri
atas :
2.5.1
Product
Produk sandal jepit
dari perusahaan “sandalku kejepit” sendiri memiliki ciri dan perbedaan dari
sandal-sandal lainnya di pasaran. Pertama, selain harganya murah dan sangat
terjangkau, kualitas dari produk ini tidak diragukan lagi, dengan design yang
unik baik dari bentuk maupun warna diharapkan sandal produksi perusahaan
“sandalku kejepit” ini dapat memberikn kepuasan bagi konsumen. Terdapat stiker
logo dari perusahaan “sandalku kejepit” di setiap produknya.
2.5.2
Price
Strategi harga di sini, perusahan “sandalku kejepit” menawarkan
harga yang sangat murah jika pembelian lebih dari 3 pasang. Prinsipnya, semakin
banyak membeli maka harga akan semakin murah, namun tidak berlaku jika pembelin
hanya 1 pasang.
|
1 pasang
|
Rp.
10.000
|
Rp. 10.000
|
|
3 pasang
|
Rp.
8.000
|
Rp. 24.000
|
|
5 pasang
|
Rp.
7.000
|
Rp. 35.000
|
|
8 pasang
|
Rp.
6.800
|
Rp. 55.000
|
|
15 pasang
|
Rp.
6.600
|
Rp. 100.000
|
Bagi konsumen yang membeli
di atas 5 psang sekaligus akan mendapatkan pin berlogo perusahaan “sandalku
kejepit”.
2.5.3
Promotion
Strategi mengenai bagaimana produk kita dapat dikenal oleh
konsumen melalui beberapa cara :
a.
Advertising
(Iklan)
Melihat jumlah pengguna media social di Indonesia sangat tinggi,
penulis berencana selain menjual produk secara tatap muka juga akan memasarkan
produk secara online melalui facebook, instagram, BBM, WhatsApp dan media
social lainnya. Pembuatan brosur pun dirasa perlu, namun penyebaran brosur pun
akan dilkukan secar online.
b.
Personal
Selling
Personal selling akan dilakukan di tempat sekitar usaha ini
berdiri terlebih dahulu. Mendatangi rumah-rumah warga dan kerabat terdekat.
c.
Placement
Selain dengan personal selling, perusahaan sandalku kejepit akan
menitipkan produknya di warung-warung terdekat terlebih dahulu, minimal untuk
wilayah kecamatan Cileungsi.
d.
People
Memanfaatkan sumber daya manusia terdekat seperti keluarga dan kerabat
terdekat.
3.
ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
3.1 Aspek Organisasi
a. Nama Perusahaan / Usaha: SANDALKU KEJEPIT
b.
Nama
Pemilik / Pimpinan: ANTON SUSILO
c.
Alamat
kantor dan tempat usaha: Kampung Nyangegeng Desa Cipenjo Kecamatan Cileungsi
Kabupaten Bogor
d.
Struktur
Organisasi
e.
Jabatan,
Jumlah staf, Uraian Tugas, dan Penggajian
|
Jabatan
|
Uraian
Tugas
(A)
|
Jumlah
(B)
|
Gaji /
Bulan
(C)
|
Total
(BxC)
|
|
Pimpinan
|
||||
|
Direksi
|
Bertugas
dalam pengambilan keputusan dan bertanggung jawab atas tercapainya tujuan
perusahaan serta sebagai pengendali seluruh tugas dan fungsi perusahaan.
|
1
|
Rp.
4000.000
|
Rp.
4.000.000
|
|
Staf
|
||||
|
Bag. Pemasaran
|
Bagian
pemasaran bertugas melakukan pengawasan terhadap kondisi pasar dan kondisi konsumen,
mengembangkan strategi marketing dan lainnya.
|
1
|
Rp.
2.000.000
|
Rp.
2.000.000
|
|
Bag. Produksi
|
Mengoordinasikan
berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan
|
1
|
Rp.
2.000.000
|
Rp.
2.000.000
|
|
Bag. Keuangan
|
Manajer keuangan ini nantinya
akan bertugas merencanakan,, menganggarkan, memeriksa, mengelola,
dan menyimpan dana yang dimiliki oleh perusahaan.
|
1
|
Rp.
2.000.000
|
Rp.
2.000.000
|
|
Total
Gaji / Bulan
|
Rp.
10.000.000
|
|||
3.2 Perijinan
Perusahaan “sandalku
kejepit” ini tidak berbadan hukum dan masih dalam berbentuk industry rumahan
(home industry), sehingga perizinan yang diperlukan saat ini hanya sampai
tingkat kecamatan atau kelurahan. Jika usaha ini berkembang baik dan luas maka
ijin-ijin yang diperlukan sifatnya menyusul.
3.3 Kegiatan Pra Operasi dan Jadwal
Pelaksanaan
Kegiatan sebelum usaha
dimulai disertai dengan jadwal pelaksanaan yang diatur berdasarkan periode
tertentu ( mingguan atau bulanan ).
|
KEGIATAN
|
JADWAL
PELAKSANAAN
( Dalam
Mingguan )
|
|||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
|
1. Survey Pasar
|
||||
|
2. Menyusun Rencana Usaha
|
||||
|
3. Perijinan
|
||||
|
4. Survai tempat usaha
|
||||
|
5. Survai Mesin /
Peralatan
|
||||
|
6. Pemasangan Sarana
Penunjang
|
||||
|
7. Mencari tempat kerja
|
||||
|
8. Uji Coba Produksi
|
||||
|
9. Operasional
|
||||
3.4 Inventaris Kantor dan Supply Kantor
Inventaris kantor untuk
barang yang umur produknya lebih dari 1 tahun.
|
Inventaris
/ Perangkat Kerja
|
Merk
|
Jumlah
unit
|
Harga
|
Jumlah
harga
|
|
Laptop
|
ASUS
|
1
|
Rp.3.900.000
|
Rp.3.900.000
|
|
Mesin cutting
|
-
|
1
|
Rp. 750.000
|
Rp. 750.000
|
|
Mesin Embossing
|
-
|
1
|
Rp. 1.250.000
|
Rp.1.250.000
|
|
Pisau skivin
|
-
|
4
|
Rp. 40.000
|
Rp. 160.000
|
|
printer
|
epson
|
1
|
Rp. 2.000.000
|
Rp.2.000.000
|
|
Total Inventaris
Kantor
|
Rp.6.810.000
|
|||
Supply Kantor merupakan biaya untuk
menunjang kegiatan administrasi seperti ATK Alat Tulis Kantor ( umur ekonomis 1
tahun atau kurang )
|
Jenis
Biaya Supply Kantor
|
Total
Biaya per Tahun
|
|
Buku
rincian anggaran
|
Rp. 150.000
|
|
Kertas
HVS
|
Rp. 150.000
|
|
Pulpen
|
Rp. 20.000
|
|
Buku
produksi catatan produksi
|
Rp. 200.000
|
|
Tinta
printer
|
Rp. 300.000
|
|
Total Supply Kantor
|
Rp. 820.000
|
4.
ASPEK PRODUKSI
4.1 Produk
4.1.1
Dimensi
Produk
a.
Untuk
usia 2 – 5 tahun: tersedia ukuran 21 – 30
b.
Anak
usia 6 – 10 tahun: tersedia ukuran 30 – 39
c.
Untuk
wanita: tersedia ukuran 35 – 41
d.
Untuk
laki-laki: tersedia ukuran 38 – 45
Contoh bentuk sandal


Tersedia berbagai jenis
warna.
4.1.2
Nilai/Manfaat Produk
Manfaat
yang dapat ditawarkan oleh produk dapat dibagi dalam 5 tingkatan, yaitu:
a. Manfaat inti (core benefit): melindungi telapak kaki dari goresan aspal
atau kotoran tanah
b. Manfaat dasar (basic benefit): sebagai alas kaki
c.
Manfaat yang diharapkan (expected
benefit): mudah digunakan dan dimiliki, karena harganya murah.
d. Manfaat di atas harapan (augmented benefit): dapat digunakan untuk bepergian (ke
luar rumah)
e. Manfaat potensial (potential benefit): sandal yang bias digunakan untuk
pendakian/tracking.
4.1.3
Kegunaan/Fungsi Produk
Convenience goods, yaitu produk yang dibutuhkan sehari-hari dan mudah didapat
dengan harga yang terjangkau. Bias digunakan baik di dalam maupun di luar rumah
4.2 Proses Produksi
Terbuat dari getah karet jenis karetnya adalah lotri
geth karet alam, selain karet alam digunakan juga bahan pelastik PE dan Eva.
Proses awal memotong beberapa gelondongan karet menjadi beberapa bagian.
Potongan karet akan melalui proses pemanasan untuk mengurangi kadar air sampai
dibawah 1 %. Hasilnya akan menjadi bongkahan karet yg akan mnjdi bahan utama
sendal. Bongkahan karet ini nantinya akan dimasak bersama tepung dan pewarna
yang diinginkan. Dalam waktu 10 menit bahan sudah siap, kemudian masuk proses
penggilingan, digiling sebanyak 5 kali untuk mendapatkan lembaran karet yang
halus. Bahan ini nntinya akan diubah karet sendal menjadi spons yang akan menjadi bahan utama
sendal, caranya dengan melalui proses popkrebs. Dalam proses ini lembaran karet
akan dipanaskan dalam suhu 180% selama 8 menit. Lembaran karet yang mengembang
menjadi spons akan mematikan oven secara otomatis. Kemudian melalui proses
selanjutnya yang akan menentukan tebal atau tipisnya spons karet sendal yang
akan dibuat.
Ada beberapa tahap pembuatan sandal.
1.
Awalnya bentuklah spons seperti alas sandal sesuai dengan ukuran sandal
yang akan dibuat. Spons ini bisa dijadikan bahan dasar untuk sandal berbagai
model tidak hanya sandal jepit biasa.
2.
Untuk model model tertentu yang ingin memunculkan efek timbul. bahan akan
masuk ke dalam alat untuk proses umbos. Untuk model lain ada yang melalui
proses sablon, sebelum permukaannya dipotong.
3.
Bagian alas, bagian tengah dan bagian sol sudah selsai dibuat, proses
selanjutnya adalah proses perakitan sandal. Untuk perakitan sandal disesuaikan
dengan model yang akan dibuat. Untuk sandal jepit trendy biasanya dibuat dari
tiga lapisan sandal. Bagian atas berfungsi untuk mengaitkan tali sandal dan
diperkuat dengan memberikan dan merekatkan lem, kemudian ditempel dengan bagian
tengah. Dan ditambah bagian sol bawah.
4.
Untuk sandal model biasa tidak ada proses pengeleman karena hanya melalui
proses kait.
4.3 Kapasitas Produksi
Perencanaan kapasitas produksi dilakukan untuk semua mesin,
peralatan, dan faktor produksi lainnya sesuai dengan rencana jumlah produk
akhir yang akan dihasilkan. Dengan sendirinya, kapasitas produksi sampai dengan
tingkatan yang rinci semuanya akan mengacu pada hasil dari perhitungan peluang
pasar atas produk yang bersangkutan. Kapasitas produksi biasa dinyatakan dalam
unit per periode waktu tertentu (tahun, bulan, minggu, hari, atau jam). Untuk
perencanaan strategis, proyeksi kapasitas dilakukan dalam jangka minimal 3
tahun ke depan, sesuai dengan rencana produksinya.
|
Tahun
|
Rencana
produksi (dalam unit)
|
|
2015
|
500
|
|
2016
|
1500
|
|
2017
|
5000
|
4.4 Tanah dan Bangunan
Untuk sementara menggunakan bangunan yang sudah ada di rumah.
Ruangan: 10 x 5 meter/segi
Tempat parker: tersedia cukup luas di halaman rumah
Note: tidak ada harga sewa ruko dan lainnya, karena usaha ini
dilakukan di rumah yang cukup memiliki ruangan luas. Jika udaha ini berkembang
pesat, kemungkinan selanjutnya akan membangun bangunan/pabrik sendiri khusus
pembuatn sandal
4.5 Pemasangan Sarana Penunjang
Instalasi sarana penunjang berkaitan dengan tata letak (lay-out)
yang termasuk dalam anggaran investasi. Pemasangan sarana penunjang ini
meliputi listrik, air, telepon, internet, dan lain-lain.
|
Jenis
Biaya
|
Jumlah
Biaya
|
|
1.
Pemasangan
instalasi listrik
|
Rp. 1.200.000
|
|
Pemasangan
instalasi air (PAM)
|
Rp. 1.000.000
|
|
Total Biaya
Pemasangan Sarana Penunjang :
|
Rp. 2.200.000
|
4.6 Mesin dan Peralatan
Pembelian mesin untuk usaha sandal jepit
|
Nama
Mesin/Peralatan
|
Merk
|
Jumlah
Unit
|
Harga
|
Jumlah
Harga
|
|
1. Hot
Embossing
|
-
|
1
|
Rp.1.250.000
|
Rp.1.250.000
|
|
2. Mesin
Cutting
|
-
|
1
|
Rp.
750.000
|
Rp.
750.000
|
|
Total Pembelian Mesin/Peralatan
|
-
|
2
|
Rp.
2.000.000
|
Rp.
2.000.000
|
4.7 Bahan Baku dan Bahan Pembantu
|
Nama
Bahan Baku
|
Merk
|
Jumlah
Unit
|
Harga
|
Jumlah
Harga
|
|
Polimer
jenis Spon EVA
|
EVA
|
-
|
-
|
-
|
|
Getah karet lotri geth alam
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
Terigu
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
Pewarna bahan
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
Total Pembelian Bahan
Baku
|
-
|
-
|
-
|
-
|
4.8 Tenaga Produksi (Tenaga Kerja Langsung)
1.
Sistem
Harian:
|
Jenis
Kegiatan
|
Tarif/Upah
per hari
|
Jumlah
Tenaga Kerja
|
Jumlah Hari
Kerja/Tahun
|
Jumlah
(Rp.)
|
|
Poses hot
embossing
|
Rp. 30.000
|
1
|
240
|
Rp 7.200.000
|
|
Prose pemotongan / cutting
|
Rp. 30.000
|
1
|
240
|
Rp. 7.200.000
|
|
Total Upah Tenaga Produksi
Sistem Harian
|
Rp. 60.000
|
2
|
480
|
Rp. 14.400.000
|
4.9 Biaya Umum Usaha/Pabrik
|
Jenis
Biaya Umum Usaha/Pabrik
|
Jumlah
Biaya/Tahun
|
|
Pemeliharaan mesin dan peralatan
|
Rp. 2.400.000
|
|
Suku cadang, bahan bakar, oli, dsb.
|
Rp. 1.200.000
|
|
Rekening listrik, air, telepon.
|
Rp. 12.000.000
|
|
Pemeliharaan bangunan
|
Rp. 1.000.000
|
|
Total Biaya Umum
Usaha/Pabrik per tahun:
|
Rp. 16.600.000
|



No comments:
Post a Comment
Silahkan baca dan share